Seputar informasi teknologi internet dan Android

Beberapa Alasan Mengapa Kita Sulit Lepas dari Smartphone

blogger templates
Beberapa Alasan Mengapa Kita Sulit Lepas dari Smartphone


Kali ini kita akan mengupas masalah ketergantungan akan penggunaan Smartphone.
Apakah anda pernah bermain game smartphone anda selama berjam jam? atau mungkin sering ngecek aplikasi instragram atau update status di Facebook ? Santai, hal itu bukan menjadi kesalahan anda sepenuhnya.

Ternyata ini adalah sebagai bagian dari kerjaannya para desainer atau perancang dan pengembang dari semua aplikasi yang sedang populer saat ini, mereka memang sengaja merancang aplikasi yang bersifat adiktif (bersifat kecanduan atau menimbulkan ketergantungan pada pemakainya).

Contoh dari bentuk kecandunan atau adiksi yang memang sudah mereka rencanakan adalah adanya kegiatan scrolling atau mengecek smartphone yang tidak ada hentinya, mulai dari sekedar berbagi cerita dengan sesama kawan secara terus menerus, sampai dengan seringnya mengecek status pemberitahuan secara periodik.

Adalah "Hooked Model" salah satu metode pemasaran untuk menarik massa, yang dibuat oleh Nir Eyal, bisa dikatakan yang bertanggungjawab atas ketergantungan kita terhadap smartphone Android. Eyal merupakan seorang penulis  yang sekaligus juga ahli marketing ini memang sangat lihai dalam

merancang sikap para pengguna smartphone. "Hooked Model" dapat dijelaskan oleh Eyal dalam bukunya

"Hooked: How to Build Habit-Forming Products (2013)" .

Seperti dilansir dari situs berita teknologi The Next Web , ada setidaknya empat bagian dari Hooked

Model yang didesain oleh Eyal yaitu :
1. Trigger (pemicu),
2. Action (tindakan),
3. Variable reward (faktor hadiah),
4. Dan investment (investasi).

Dengan semakin seringnya para pengguna smartphone melewati tahapan ini, maka akan semakin kuat pula kebiasaan yang akan terbentuk.

Trigger sebagai langkah awal dari sebuah kebiasaan. Trigger dibagi menjadi dua jenis yaitu:

1. Internal trigger yaitu adalah keinginan dari pengguna contohnya pengguna smartphone
2. External trigger adalah apa yang mempengaruhi pengguna sebagai contoh kali ini adalah pengguna
    smartphone untuk melakukan tindakan tertentu.

Contoh dari internal trigger adalah adanya perasaan bosan. Biasanya, orang-orang akan cenderung

memainkan ponselnya ketika sedang merasa bosan sehingga sangat membutuhkan hiburan. Tindakan dari memainkan smartphone ketika bosan tersebut kemudian terbentuk menjadi sebuah kebiasaan.

Selain itu, contoh dari external trigger adalah notifikasi. Setiap pengguna smartphone melihat

simbol notifikasi pada layar ponselnya, maka pengguna akan mengalami peningkatan dopamin (hormon kesenangan), sehingga akan langsung cepat-cepat membuka notifikasi pada layar smartphone tersebut.

lalu Action adalah tahapan kedua. Laman berita teknologi The Next Web menjelaskan, action merupakan semua hal yang dilakukan pengguna untuk mendapatkan penghargaan tertentu. Aktivitas tertentu seperti scrolling aplikasi tertentu,update status, pencarian restoran,berita terhangat sampai menonton video dan film di smartphone merupakan sebuah tindakan (action).

Kita ambil contohnya adalah aplikasi Tinder. Ketika hendak mencari pasangan, para pengguna aplikasi harus menyaring begitu banyak orang. Dengan cara menggeser ke kiri jika kita tidak menyukai orang tersebut, atau mengggeser kekanan layar jika kita tertarik dengan orang tersebut. Tindakan yang dilakukan ini disebabkan oleh pengguna aplikasi tersebut sedang mengejar sebuah penghargaan, dalam hal ini berupa pasangan yang bisa diajak kencan.

Tahapan selanjutnya adalah variable rewards . Variable rewards adalah penghargaan yang diberikan

kepada pengguna berdasarkan intensitas penggunaan aplikasi. Penghargaan ini hampir serupa dengan

mesin slot. Anda tidak bisa mengetahui kapan akan mendapatkan hadiah. Meskipun begitu, Anda harus terus mencoba bermain untuk mendapatkan hadiahnya.

Contoh dari beberapa penghargaan (reward/hadiah)yang dikejar oleh para pengguna aplikasi pada

smartphone adalah contohnya likes (facebook), retweets (tweeter), komentar, dan kenaikan level pada

suatu permainan. Sebuah aplikasi biasanya melakukan akan melakukan pembaharuan secara berkala agar supaya penghargaan yang dapat diterima oleh pengguna aplikasi tersebut dapat berubah-ubah dalam jangka waktu tertentu.

Selanjut nya tahap terakhir dari Hooked Model ini adalah investment. Seperti yang telah dijelaskan

dalam situs berita teknologi The Next Web , investment atau investasi adalah segala hal yang

dilakukan pengguna dan meningkatkan kemungkinan untuk terikat pada aplikasi tersebut.

Contoh dari tahap investasi ini misalnya adalah dengan menggunggah foto seperti foto ketika sedang

berselfie ria, lalu membeli beberapa fitur yang berbayar,mengisi profil pada sebuah aplikasi, atau

pun memenangkan sebuah level permainan pada ponsel android.

Facebook adalah Contoh dari sebuah investasi yang baik. Orang-orang dengan senang hati mengunggah foto-foto mereka pada aplikasi facebook, berbagi berbagai macam hal suka atau duka dengan teman, dan lain sebagainya. Hal tersebut membuat pengguna seakan memiliki keterikatan pada Facebook, mengingat banyaknya hal yang telah mereka bagikan dalam aplikasi Facebook tersebut.

Lalu setelah anda baca semua penjelasan diatas tadi, anda paham dan mengerti kalau kebiasaan anda

membuka setiap menit aplikasi Instagram di smartphone bukan merupakan kesalahan anda semata?
Itulah Beberapa Alasan Mengapa Kita Sulit Lepas dari Smartphone.

Akan tetapi, setelah anda memahami cara kerja dari aplikasi tersebut untuk menjerat para

penggunanya, apa yang akan Anda lakukan? Tentu semua keputusan berada di tangan Anda.

0 Response to "Beberapa Alasan Mengapa Kita Sulit Lepas dari Smartphone"

Post a Comment